Kehilangan ponsel bukan sekadar kehilangan perangkat yang mahal. Di era digital saat ini, ponsel menjadi “brankas” yang menyimpan data pribadi, akses perbankan, hingga identitas Pribadi kita.
Jika HP Anda hilang atau dicuri, waktu adalah kunci. Jangan menunda atau panik berlebihan. Segera lakukan langkah-langkah berikut untuk mengamankan aset digital Anda.
1. Melacak Lokasi Melalui Fitur “Find My Device
Jika sebelumnya Anda telah mengaktifkan fitur pelacakan, segera gunakan perangkat lain seperti HP atau laptop untuk melacak keberadaan ponsel Anda.
Jika lokasi ponsel terdeteksi di tempat yang tidak dikenal, Anda dapat menggunakan opsi Erase Device (hapus perangkat) untuk menghapus seluruh data secara jarak jauh agar tidak disalahgunakan.
2. Ganti Password & PIN
Jangan menunggu sampai esok hari. Segera ubah seluruh akses penting Anda melalui perangkat lain.
Pastikan Anda menggunakan password yang kuat dan tidak mudah ditebak.
3. Hubungi Call Center Bank
Segera hubungi call center bank Anda untuk melaporkan kehilangan dan meminta pemblokiran sementara pada akun m-banking serta kartu kredit atau debit yang terhubung dengan perangkat tersebut.
4. Amankan Nomor Telepon (Blokir Kartu SIM)
Kode OTP (One Time Password) umumnya dikirimkan melalui SMS. Jika kartu SIM masih aktif di tangan orang lain, akun Anda berisiko diambil alih melalui fitur “Lupa Password”.
Segera lakukan langkah berikut:
5. Informasikan Keluarga dan Teman Terdekat
Beritahukan kepada orang-orang di daftar kontak Anda bahwa HP Anda hilang. Hal ini penting untuk mencegah penipuan yang mengatasnamakan Anda, seperti permintaan pinjaman uang melalui pesan atau telepon.
Jika Anda merasa menjadi sasaran penipuan atau menemukan aktivitas mencurigakan, segera hubungi customer service SeaBank di 1500 130 untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.
PT Bank Seabank Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)